APRESIASI OPINI WTP JAWA BARAT

2 Jul

OLEH : DRS. H. ANWAR YASIN
(Anggota
F-PKS DPRD Jawa Barat Dapil Cirebon Indramayu)

 Syukur Alhamdulillah, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2011 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Keberhasilan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini juga merupakan prestasi tersendiri karena baru pertama kali didapatkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Setelah melalui serangkaian proses pemeriksaan, diperoleh hasil bahwa neraca, laporan realisasi anggaran, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 tersebut disajikan secara wajar dan sesuai dengan standar akuntasi pemerintahan.

Adapun sedikit koreksi dan catatan dari BPK terkait opini WTP ini adalah mengenai status aset tanah dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur, penetapan pajak air permukaan atas PT Indonesia Power dan PT Pembangkit Jawa Bali, serta kekurangan volume pekerja konstruksi pada pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi jalan di Dinas Bina Marga Jawa Barat.

Mekanisme Pemeriksaan BPK

Dalam situs resminya, BPK menjelaskan kepada masyarakat atau para pemilik kepentingan (stakeholders), bahwa dalam menjalankan tugasnya, ada tiga jenis pemeriksaan yang dilaksanakan oleh BPK, yaitu, pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Pemeriksaan keuangan dimaksudkan untuk memberikan opini, apakah laporan keuangan sudah disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Sementara, pemeriksaan kinerja dimaksudkan untuk menilai apakah pelaksanaan suatu program atau kegiatan entitas sudah ekonomis, efisien, dan efektif.

Untuk Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) adalah pemeriksaan selain dua jenis tersebut, termasuk disini adalah pemeriksaan investigatif untuk mengungkap adanya kecurangan (fraud) atau korupsi, pemeriksaan lingkungan, pemeriksaan atas pengendalian internal, dan lain-lain.

Hasil dari seluruh pemeriksaan ini, BPK dapat memberikan empat jenis opini, yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP/unqualified opinion), Wajar Dengan Pengecualian (WDP/Qualified opinion), Tidak Memberikan Pendapat (TMP/Disclaimer opinion) dan Tidak Wajar (TW/Adverse opinion).

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diberikan dengan kriteria jika sistem pengendalian internal memadai dan tidak ada salah saji yang material atas pos-pos laporan keuangan. Atau dengan kata lain secara keseluruhan laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) diberikan dengan kriteria jika sistem pengendalian internal memadai, namun terdapat  salah saji yang material pada beberapa pos laporan keuangan. Laporan keuangan dengan opini WDP dapat diandalkan, tetapi pemilik kepentingan harus memperhatikan beberapa permasalahan yang diungkapkan auditor atas pos yang dikecualikan tersebut, agar tidak mengalami kekeliruan dalam pengambilan keputusan.

Opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) diberikan apabila terdapat suatu nilai yang secara material tidak dapat diyakini auditor karena ada pembatasan lingkup pemeriksaan oleh manajemen sehingga auditor tidak cukup bukti dan atau sistem pengendalian internal yang sangat lemah.

Dalam kondisi demikian auditor tidak dapat menilai kewajaran laporan keuangan. Misalnya, auditor tidak diperbolehkan meminta data-data terkait penjualan atau aktiva tetap, sehingga tidak dapat mengetahui berapa jumlah penjualan dan pengadaan aktiva tetapnya, serta apakah sudah dicatat dengan benar sesuai dengan SAP. Dalam hal ini auditor tidak bisa memberikan penilaian apakah laporan keuangan WTP, WDP, atau TW.

Adapun opini Tidak Wajar (TW) diberikan jika sistem pengendalian internal tidak memadai dan terdapat salah saji pada banyak pos laporan keuangan yang material.  Dengan demikian secara keseluruhan laporan keuangan tidak disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Motivasi Peningkatan Kinerja

Dengan diraihnya prestasi opini WTP ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat terus menjaga dan meningkatkan kinerja serta transparansi pelaporan keuangannya di masa yang akan datang. Tentunya hal ini sulit terwujud tanpa dukungan, kerja keras serta peran serta dari seluruh pihak, antara lain Gubernur, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Anggota DPRD Jawa Barat, serta masyarakat Jawa Barat.

Prestasi opini WTP ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi pendorong bagi Pemerintah Daerah Kota Kabupaten se Jawa Barat. Untuk Kota Kabupaten yang masih mendapatkan opini  Disclaimeratau Tidak Wajar diharapkan dapat terus meningkatkan kerapihan administrasi serta pelaporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), serta dapat melaksanakan setiap program atau kegiatan entitas secara ekonomis, efisien, dan efektif.

Sebagai penutup, semoga kita semua senantiasa termasuk dalam golongan orang yang disabdakan Rasulullah SAW dalam wasiatnya, bahwa barangsiapa yang hari esok lebih baik dari kondisinya pada hari ini, maka sungguh mereka adalah golongan orang-orang yang beruntung. Wallahua’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: