DPRD Jabar Dorong Perbaikan Kualitas Rehabilitasi Korban Narkoba

2 Jan

07 Desember 2012 | 10:22 WIB

Panitia Khusus ( Pansus )  DPRD Provinsi Jawa Barat yang membahas  tentang  Raperda Rehabilitasi Sosial Korban Narkoba, akan mendorong  adanya  perbaikan kualitas  rehabilitas korban narkoba yang tersebar di sejumlah  balai rehabilitasi social di Jawa Barat. Diharapkan, Raperda yang secara khusus akan menjadi payung hukum  dalam penyelenggaraan  dalam penangan masalah rehabilitasi social tersebut dapat menghasilkan adanya muatan local yang dapat diformulasikan dalam pembuatan Perda.

Selain itu, diharapkan Raperda tersebut nanti dapat diterbitkan menjadi Perda dapat membangun kesepahaman dalam penanganan korban narkoba, mengingat balai rehabilitasi saat ini, tidak hanya tersebar di Kota Bandung saja, saat ini balai rehabilitasi korban narkoba sudah tersebar juga di beberapa daerah antara lain Sukabumi, Bogor dan Tasikmalaya.Demikian, point yang mengemuka dalam kunker Pansus lima (5 ) Pembahasan  dua belas ( 12) Raperda ke unit pelaksana teknis (UPT)  Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putra yang berlokasi di Lembang KBB, kamis (6/11).

Ketua Pansus lima ( 5), Hj Ganiwati, SH menegaskan,  diterima Kadinsos Jabar, Tatty Iriani dan Kepala UPTBalai Rehabilitasi Pamardi  Putra, Dedeh Suminar. Dalam pertemuan tersebut, Ganiwati menegaskan,  sejalan dengan pembahasan Raperda tentang  Rehabilitasi Sosial Korban Narkoba, akan mendorong  menjadi Perda, yang nantinya dapat memberikan manfaat khususnya dalam upaya mengatasi tingginya korban narkoba.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Tati Iriani mengungkapkan,  diharapkan  Raperda tentang Rehabilitasi Korban Narkoba dapat diterbitkan menjadi Perda dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam upaya mengatasi masalah social seperti narkoba. Melalui regulasi tersebut, juga diharapkan ada peningkatan sarana dalam proses rehabilitasi korban narkoba.

Sedangkan Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putra, Dedeh Suminar dalam pertemuan tersebut  mengungkapkan, kondisi mereka yang menjadi sasaran rehabilitasi merupakan hasil sosialisasi di tahun sebelumnya, sebagai contoh untuk sasaran di tahun 2013, mereka yang merupakan hasil sosialisasi di tahun 2012.Daya tamping  korban narkoba yang direhabilitasi per tahun mencapai 95 orang, dengan sasaran kelompok umur 14 sampai 28 tahun. Mereka dijaring dan diseleksi berdasarkan skala prioritas dari seluruh Kabupaten/Kota di Jabar. Khusus di tahun 2013, yang direhabilitasi berasal daro 20 Kabupaten/Kota di Jabar. Mereka akan menjalani rehabilitasi selama 10 Bulan yang dimulai Bulan Pebruari. Mereka akan dibina baik fisik, mental maupun keterampilan.

Sumber : http://dprd.jabarprov.go.id/?m=seputar&t=news&id=971&PHPSESSID=ab1fb71e3bbb495b274c44175f8a6733

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: